Sinergi di Siang Hari : Catatan Unik MusRan PRNU Cikeas Udik yang Penuh Kejutan

CIKEAS UDIK – NUGP Online
Biasanya, deru mesin organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat ranting identik dengan suasana malam yang sunyi. Namun, ada yang berbeda dengan Musyawarah Ranting (MusRan) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Cikeas Udik kali ini. Dilaksanakan di bawah sinar matahari siang, acara ini justru memancarkan energi yang tak biasa dan penuh cerita menarik.
Berikut adalah potret unik di balik suksesnya MusRan PRNU Cikeas Udik :
1. Ikatan Emosional yang Kuat
Lebih dari sekadar pertemuan formal, enam orang pengurus ranting yang hadir ternyata memiliki benang merah yang sangat erat. Mulai dari ikatan persaudaraan (nasab), alumni pondok pesantren yang sama, rekan satu profesi, hingga sejarah panjang sebagai sesama pendidik (rekan mengajar). Kedekatan ini menjadi modal sosial yang kuat untuk menjalankan roda organisasi ke depan.
2. Barisan Para Pemilik Majelis
MusRan kali ini bukan hanya dihadiri oleh pengurus secara administratif, melainkan oleh para praktisi dakwah di akar rumput. Keenam pengurus yang hadir merupakan pengasuh atau pemilik majelis taklim, pondok pesantren, hingga musala. Artinya, PRNU Cikeas Udik kini digerakkan oleh sosok-sosok yang memang memiliki basis massa dan ladang pengabdian nyata di masyarakat.

3. Potensi UMKM: Sang Pandai Golok Nahdliyyin
Salah satu temuan menarik dalam MusRan ini adalah adanya potensi ekonomi kreatif di warga Nahdliyyin Cikeas Udik. Terdapat pengrajin (pandai) golok yang memiliki keahlian luar biasa. Ini menjadi sinyal bahwa pemberdayaan UMKM berbasis warga bisa menjadi program unggulan pengurus baru nantinya.
4. Kepemimpinan yang Teruji secara Kaderisasi
Optimisme membumbung tinggi setelah terpilihnya Rois dan Ketua Tanfidziyah yang baru. Keduanya bukanlah sosok “karbitan”, melainkan kader yang telah matang melalui jenjang kaderisasi resmi NU, yakni MKNU (Madrasah Kader Nahdlatul Ulama) dan PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama).
”Jarang terjadi MusRan dilaksanakan di siang hari, namun semangat yang hadir justru sangat luar biasa. Dengan latar belakang pengurus yang saling terkait dan kompeten, kami yakin Cikeas Udik akan semakin hijau,” ujar salah satu peserta.

Suasana siang yang terik tidak menyurutkan semangat para nahdliyin dalam gelaran Musyawarah Ranting (MusRan) PRNU Cikeas Udik. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi penguatan struktur organisasi di tingkat akar rumput.
Kemeriahan acara semakin terasa istimewa dengan kehadiran jajaran pengurus MWC NU Gunung Putri. Turut hadir memberikan dukungan langsung adalah Ketua Tanfidziyah MWC NU Gunung Putri, Ustadz Pujianto, S.Pd., didampingi oleh Sekretaris Ustadz Achmad Makhrus Zein, S.H.I., Wakil Sekretaris Hamdi, A.Md., serta Wakil Bendahara Bapak Sumito.

Pesan Mendalam: 4 Pilar Berorganisasi
Dalam sambutannya yang memotivasi, Ustadz Pujianto memberikan “bekal” spiritual dan organisatoris bagi para pengurus baru. Beliau menekankan bahwa berkhidmat di Nahdlatul Ulama bukan sekadar menjalankan program, melainkan harus dilandasi oleh 4 Pilar Berorganisasi di NU:
-
Mengenal Jam’iyyah (المعرفة بالجمعية): Memahami sejarah, visi, dan misi besar NU agar tidak salah arah dalam melangkah.
-
Percaya kepada Jam’iyyah (الثقة بالجمعية): Membangun rasa saling percaya antar pengurus dan keyakinan penuh terhadap keberkahan berorganisasi di bawah naungan ulama.
-
Sabar di Jam’iyyah (الصبر بالجمعية): Memiliki keteguhan hati dalam menghadapi tantangan dan dinamika dakwah di tengah masyarakat.
-
Berjuang di Jam’iyyah (الجهاد بالجمعية): Mengeluarkan ikhtiar terbaik, tenaga, dan pikiran untuk kemaslahatan umat dan kejayaan NU.
“Dengan memegang teguh empat pilar ini, insya Allah pengurus PRNU Cikeas Udik akan tetap solid dan istiqomah dalam melayani jamaah,” ujar Ustadz Pujianto di hadapan para peserta MusRan.
Kehadiran jajaran MWC NU ini tidak hanya memberikan legitimasi pada acara, tetapi juga memperkuat sinergi struktural yang menjadi kunci keberhasilan gerakan NU di wilayah Gunung Putri. MusRan kali ini benar-benar menjadi catatan unik yang penuh kejutan, sekaligus suntikan energi baru bagi kemajuan ranting ke depannya.
Masih banyak fakta unik lainnya yang tersimpan dalam momentum bersejarah ini. Nantikan kabar selanjutnya hanya di portal berita kami!
Kontributor : Ust. Ahmad Sugiarto Al Hafiz
Editor : Redaksi NU Gunung Putri Online
Share this content:


Post Comment