Musyawarah Pengurus Ranting Istimewa NU Griya Bukit Jaya 2025-2030, Tekankan Keselarasan Peraturan

Gunung putri,
Organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu meregenerasi para kader anggotanya. Hal tersebut merupakan salah satu pembahasan dalam acara Musyawarah Penyusunan Pengurus Ranting Istimewa NU Griya Bukit Jaya Masa Khidmat 2025-2030.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sekretariat RINU GBJ Jl. Kujang 1, Blok T, Depan Lapangan Bola Angkasa RW 24 Perumahan Griya Bukit Jaya Ds. Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kab. Bogor (14/11/2025). Kegiatan itu juga dihadiri oleh Ibu-ibu Muslimat RINU GBJ.
Kegiatan di awali dengan Beristighosah sekaligus untuk syukuran pembangunan gedung sekretariat RINU GBJ, Ketua Pembangunan Gedung Sekretariat H. Mulyadi mengungkapkan banyak terimakasih kepada para jama’ah yang telah mensupport pembangunan dari awal hingga saat ini, walaupun belum 100% rapi, tapi Alhamdulillah gedung sudah bisa di gunakan, ucapnya.
Ketua Tanfidziyyah RINU GBJ, Ust Pujiyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa peraturan di seluruh lingkungan NU, mulai dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sampai dengan tingkat ranting harus senada dan seirama.
”Peraturan di PBNU, dari pusat ke PWNU turun PCNU, maupun ke MWC, bahkan ke Ranting harus seirama,” jelas Pujiyanto.
Selain itu, lanjut Ustadz Pujiyanto, pergantian pengurus merupakan hal yang umum terjadi di setiap organisasi.
“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa menyusun secara langsung bersama sama penyusunan pengurus baru Ranting Istimewa NU Griya Bukit Jaya.
Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Rois Syuriah RINU GBJ , Kiai Yazid Bustomi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sejalan dengan berakhirnya masa khidmat Pengurus RINU GBJ, perlu adanya regenerasi agar organisasi tetap berjalan.
“Semoga dalam kepengurusan yang baru ini bisa berjalan kembali roda organisasi,” imbuhnya.
Diketahui, agenda tersebut dihadiri sebanyak 50 orang yang terdiri dari pengurus* lama, badan otonom (banom) dari kalangan Ansor dan Muslimat. Acara kemudian ditutup oleh H. Laisa Wahanudin, Wakil Syuriah.
Melalui musyawarah tersebut, terbentuk kepengurusan Ranting NU yang baru. Adapun struktur kepengurusannya
Kiai Yazid Bustomi masih terpilih sebagai Rais Syuriah, Ustadz Pujiyanfo sebagai Ketua Tanfidziyah, H. Mulyadi sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah, Mukti Nugroho sebagai Sekretaris I, serta Imam Fathurohman sebagai Sekretaris II.
Pewarta : Gaber
Share this content:



Post Comment