Loading Now

Munajat PADASUKA Gunung Putri: Memperkokoh Spiritual dan Kepedulian Sosial Melalui Dzikir Munajat

Gunung Putri, 31 Mei 2025 — Majelis PADASUKA Gunung Putri kembali menggelar acara Munajat yang berlangsung khidmat di rumah Pak Abdul Rahim, Sabtu malam mulai pukul 19:55 hingga selesai. Acara yang dihadiri sekitar 170 jamaah ini diawali dengan Suluk Munajat yang membangun suasana penuh khusyuk.

Susunan acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan Khotmil Quran yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Tholib. Selanjutnya, dilaksanakan bhakti sosial berupa santunan kepada 15 dhuafa dan 10 anak yatim yang dipimpin oleh mantan RT Suparno dan mantan RT Rosyadi, sebagai wujud kepedulian sosial Majelis PADASUKA.

Sambutan diberikan oleh Sekretaris PADASUKA, Bapak Purnomo, serta perwakilan aparat pemerintah, Ketua RW 07 Bapak Joko Sihono, yang sama-sama mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang penguatan ukhuwah dan spiritual warga.

Jamaah bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya sebanyak tiga stanza, dilanjutkan lagu Subbanul Wathon dan Mars PADASUKA, menambah semangat kebersamaan.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Munajat yang dipimpin langsung oleh Ketua PADASUKA Gunung Putri, Ustadz Nahid Afandi, bersama Bapak Sandy Setiawan dan Sahabat Hamdi dari Rijalul Ansor Ranting Desa Wanaherang. Suasana menjadi semakin khidmat saat Dzikir Munajat dilantunkan bersama-sama.

Penceramah pada malam itu, Ustadz Jaedi Maeroni, M.Pd — Ketua PADASUKA Jatikarya sekaligus Ketua Tanfidziyah Ranting NU Jatikarya — menyampaikan mauidhotul hasanah yang berisi pesan tentang tiga dimensi manfaat Dzikir Munajat, yaitu dimensi spiritual, medical, dan sosial.

Ustadz Nahid Afandi menegaskan, “Dzikir Munajat ini tidak hanya bertujuan menguatkan spiritual keagamaan, tetapi juga aspek sosial keagamaan. Bagaimana menumbuhkan akhlak yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Agama ibarat pohon, kalau tidak berbuah tentu kurang baik.”

Salah satu jamaah yang sudah bergabung selama enam bulan, Bapak Rasmin, memberikan kesan positif. “Meskipun saya tergolong baru, saya sudah merasakan kenyamanan dalam kegiatan dzikir ini. Majelis ini sudah berjalan hampir lima tahun dan banyak jamaah lain yang rutin merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Acara resmi ditutup dan dilanjutkan dengan ngopi, makan bersama, serta sesi foto bersama sebagai bentuk keakraban antar jamaah.

Majelis PADASUKA Gunung Putri yang berdiri sejak 31 Desember 2021 terus berkomitmen menjadi wadah penguatan iman dan penggerak sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

 

PADASUKA-3-300x200 Munajat PADASUKA Gunung Putri: Memperkokoh Spiritual dan Kepedulian Sosial Melalui Dzikir Munajat

Oleh: Andi Lada Hitam

Share this content:

Post Comment