Loading Now

MAULID NABI & LAILATUL IJTIMA’ ADALAH DUA TRADISI NU YANG WAJIB DI JAGA.

IMG-20250919-WA0113-169x300 MAULID NABI & LAILATUL IJTIMA' ADALAH DUA TRADISI NU YANG WAJIB DI JAGA.

Perayaan Maulid Nabi memang selalu menarik untuk diperbincangkan. Semua orang pasti berbahagia menyambut hari lahirnya Sang Revolusioner dunia yaitu baginda Rasulullah SAW. Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW telah menjadi tradisi tersendiri di kalangan jamaah Nahdlatul Ulama, tak terkecuali di kecamatan Gunung Putri.

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gunung Putri menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad serta Lailatul Ijtima’ pada Jum’at 19/09/2025. Lailatul Ijtima’ yang merupakan agenda rutin setiap bulan oleh MWCNU Gunung Putri bertepatan dengan bulan dilahirkannya Baginda Rasulullah menjadi salah satu alasan diadakannya kegiatan tersebut.

IMG-20250919-WA0109-169x300 MAULID NABI & LAILATUL IJTIMA' ADALAH DUA TRADISI NU YANG WAJIB DI JAGA.

Ketua MWCNU Gunung Putri menyatakan bahwa maulidurrosul kali ini bertepatan di Ranting NU desa karanggan Kecamatan Gunung Putri.

Terkait Lailatul Ijtima’ yang menjadi kebiasaan NU, beliau memaparkan bahwa tradisi tersebut adalah tradisi baik yang perlu dijaga. Dan MWCNU Gunung Putri menggelar dengan rutin kegiatan tersebut sejak awal kepengurusan.

“Kami melanjutkan tradisi yang sudah menjadi tradisi baik di kalangan NU, yaitu Lailatul Ijtima’. Setiap bulan kami gelar secara rutin di setiap Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se kecamatan Gunung Putri” terangnya.

Rois Syuriah MWCNU Gunung Putri KH. Juwahir S.Pd.I Beliau juga menyatakan bahwa penguatan ajaran ahlussunah wal jamaah tersebut perlu diperluas hingga tingkat ranting.

“Kami Berkomitmen bahwa kegiatan Lailatul Ijtima’ perlu diadakan rutin pada tingkat ranting. Karena kegiatan ini termasuk pada penguatan ajaran ahlussunah wal jamaah.”

IMG-20250919-WA0108-300x225 MAULID NABI & LAILATUL IJTIMA' ADALAH DUA TRADISI NU YANG WAJIB DI JAGA.

Di akhir penjelasannya, Rois Syuriah MWCNU Gunung Putri berharap bahwa kegiatan semacam ini adalah upaya untuk meningkatkan eksistensi NU di tengah masyarakat.

 

 

Penulis : Gaber Fathurohman

Editor : Econ Zein

Share this content:

Post Comment