Loading Now

NGOPI – Ngobrol Penuh Inspirasi bersama Fatayat NU Kecamatan Gunung Putri

NGOPI-Fatayat-1-214x300 NGOPI – Ngobrol Penuh Inspirasi bersama Fatayat NU Kecamatan Gunung Putri

Gunung Putri, 1 Juni 2025 – Fatayat NU Kecamatan Gunung Putri menggelar acara inspiratif bertajuk NGOPI – Ngobrol Penuh Inspirasi pada hari Minggu, 1 Juni 2025, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Acara berlangsung hangat di kediaman The Qotrunnada Fajriani, S.Pd.I, yang berlokasi di Jl. Durian RT03 RW03 No.73, belakang Yayasan Fathan Mubina, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Acara ini menghadirkan pembicara inspiratif, Ibu Vita Wahid, dengan kehadiran istimewa dari Ibu Vivi Maria Wahid, anak dari Ibu Lily Wahid sekaligus cicit Hadhratussyeikh Hasyim Asy’ari.

Susunan acara NGOPI:

  • MC / Moderator: Teh Ayu
  • Tahlil & Tahmid: Teh Uswah
  • Istighosah: Teh Anis
  • Drijen menyanyikan lagu Indonesia Raya & Yalal Wathon: Teh Indah
  • Sambutan:
    • Pembina Fatayat: Ibu Vivi Maria Wahid
    • Ketua Fatayat: Teh Ulfah
    • Tuan Rumah: Teh Nada
  • Pemateri: Ibu Vita Wahid
  • Doa Penutup: Teh Nyai

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Vita Wahid menyampaikan intisari penting tentang 7 kebutuhan psikologis manusia, yaitu:

  1. Rasa syukur dan puas terhadap apa yang dijalani
  2. Kebutuhan untuk bertumbuh dan berkembang
  3. Kebebasan dalam berekspresi
  4. Kebutuhan untuk memiliki koneksi/relasi yang baik dengan orang lain
  5. Kebutuhan untuk selalu optimis
  6. Aktualisasi diri (menggali potensi, bakat, minat, dan isi hati)
  7. Hidup selaras dengan nilai yang diyakini dan dipercaya

Pada sesi tanya jawab, terdapat dua penanya yang mengajukan pertanyaan berkaitan dengan peran dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Penanya pertama, seorang mahasiswi S2 yang juga baru memiliki bayi, mengungkapkan kesulitan membagi waktu antara kuliah dan merawat bayi sehingga merasa belum bisa memberi manfaat kepada orang lain. Penanya kedua bertanya tentang bagaimana membedakan memberi manfaat dan dimanfaatkan oleh orang lain, serta cara agar bisa memberi manfaat tanpa dimanfaatkan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ibu Vita Wahid menekankan pentingnya rasa syukur atas peran masing-masing dalam hidup. Setiap orang memiliki peran berbeda, seperti ibu rumah tangga, pelajar, atau tokoh masyarakat, dan semua peran tersebut berarti. Untuk menghindari dimanfaatkan, beliau menyarankan agar setiap orang menetapkan batasan yang jelas saat memberikan manfaat kepada orang lain.

Acara ini juga semakin meriah dengan pembagian door prize dari Ibu Vita Wahid yang berhasil diberikan kepada Teh Apri, Teh Ayu, Teh Nuryani, dan Teh Dian sebagai bentuk apresiasi bagi peserta aktif.

Demikian laporan singkat dari acara NGOPI Fatayat NU Kecamatan Gunung Putri. Semoga acara ini dapat terus menginspirasi dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

Kontributor : Andi Lada Hitam

Share this content:

Post Comment