Loading Now

Mengenali Prinsip Dasar dan Ciri Ahlussunnah Wal jama’ah

Mengenali Prinsip Dasar dan Ciri Ahlussunnah Wal jama’ah

Oleh : Pujiyanto
(Ketua Tanfidziyyah RINU GBJ)

Untuk mengenali dan memahami ahlussunnah wal jamaah terlebih dahulu kita perlu mengetahui pengertian dari ahlussunnah waljamaah.

Ahlussunnah wal jama’ah dapat diartikan sebagai golongan atau kelompok yang mengikuti ajaran sunnah yang datang dari Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya

Makna ini saya ambil dari tiga kata dasarnya yaitu,
1. Ahlun yang artinya keluarga atau golongan
2. Sunnah yang artinya segala sesuatu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yakni semua yang datang dari Nabi Muhammad SAW baik berupa perbuatan (fi’liyah), ucapan (qouliyah), dan ketetapan/keputusan (taqririyah) Nabi Muhammad SAW.
3. Al-Jamaah yang artinya apa yang telah disepakati oleh para sahabat Rasulullah SAW

Lebih lanjut Ahlusunnah Waljamaah menurut saya merupakan sawadul a’zhom (golongan terbesar) dari umat manusia.
Sampai saat ini, golongan terbesar umat Islam ini adalah pengikut Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur al-Maturidi
(Saya dapat dari Kajian yg di sampaikan oleh KH Zulfa Mushtofa sore tadi)
Karena ciri dasar pengikut ajaran Ahlussunnah wal Jamaah Dalam Aqidah/Tauhid adalah menganut kepada Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi.
Dalam Syariah/Fiqih menganut 4 madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali).
Dan dalam Tasawwuf/Akhlaq menganut Imam Al Ghozali dan Imam Abul Qosim Junaid Al Baghdadi.

Ciri lain dari Ahlussunah Waljamaah adalah menganut 5 prinsip nilai yaitu Tasamuh, Tawazun, Tawasuth, I’tidal,l dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Saya coba kupas tipis 5 prinsip nilai tsb

1. Tasamuh (toleransi) artinya sikap menghargai terhadap perbedaan pandangan dan pendapat baik dalam masalah keagamaan, terutama hal-hal yang bersifat furu’ (cabang) atau dalam masalah kemasyarakatan dan kebudayaan.
2. Tawazun (seimbang) yaitu sikap seimbang dalam berkhidmah demi terwujudnyanya keserasian hubungan antara sesama umat manusia (hablum minan naas) dan antara manusia dengan Allah SWT (hablum minallah).
3. Tawasuth (tengah-tengah) diartikan sebagai sikap moderat yang berpijak pada prinsip keadilan serta berusaha menghindari segala bentuk pendekatan yg bersifat ekstrim dan keras
4. I’tidal (adil) artinya tegak lurus. Sikap ini dpt di artikan menjunjung tinggi keharusan untuk berlaku adil dan lurus di tengah-tengah kehidupan bersama.
5. Amar Ma’ruf Nahi Munkar artinya sikap mengajak untuk mendorong perbuatan baik yang berguna bagi kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara dan menyeru untuk menjauhi perbuatan munkar yang merugikan bagi sesama.

Adapun dasar hadits dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah menggunakan sabda Nabi yang berbunyi : Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, Terpecah umat Yahudi menjadi 71 golongan. Dan terpecah umat Nasrani menjadi 72 golongan. Dan akan terpecah umatku menjadi 73 golongan.
Semua masuk neraka kecuali satu yang selamat.”
Berkata para sahabat, “Siapakah mereka yg selamat wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab, “Mereka adalah yang mengikuti aku dan para sahabatku”

Semoga Kita semua senantiasa istiqomah dlm golongan Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyyah

GBJ, 19 mei 2025, 00.15 WIB

Share this content:

Post Comment